Activity

  • Fernita Nuringtyas posted an update 12 months ago

    Judul buku : Melatih Kecerdasan Janin Segenius Einstein
    Pengarang : Nurla Isna Aunillah
    Penerbit : DIVA Press
    Tahun Terbit : 2011
    Jumlah halaman : 1-130
    Perpustakaan Uny pusat
    Nomor Inventaris : 1211101814
    Banyak pengetahuan tentang seorang bayi saat dia dalam kandungan dan pastinya setelah dia lahir ke dunia yang harus diketahui oleh sang ibu. Namun sebenarnya bukan hanya sang ibu yang harus mengetahui tentang pengetahuan tersebut, tetapi semua orang pun dapat mempelajari pengetahuan tersebut agar dapat berguna nantinya baik laki-laki maupun perempuan saat nantinya seorang perempuan menjadi ibu dan seorang lelaki menjadi seorang ayah. Dalam buku ini di bahas bagaimana cara melatih kecerdasan janin agar sejenius Einstein. Banyak pengetahuan dan ilmu yang dapat diambil dari buku ini.
    Potensi kecerdasan seorang anak dapat ditentukan saat ia sudah berada dalam kandungan. Salah satu caranya adalah mencukupi kebutuhan si janin dengan stimulasi dan makanan bernutrisi. namun saat orang tua melatih kecerdasan anak saat sudah lahir dapat dikatakan “kadaluwarsa”, karena seperti yang disebutkan diawal saat melatih kecerdasan orang tua dapat melakukannya saat janin masih berada dalam kandungan. Para ahli mengatakan bahwa stimulasi yang paling utama yaitu saat bayi berusia 0-7 tahun, atau sejak mereka dalam janin hingga lahir. Stimulasi ini berperan sebagai peningkat fungsi sensorik, yaitu kemampuan dalam merasa, meraba, mendengar, melihat, dan mencium. Kemampuan membaca dan menulis berhubungan erat dengan perkembangan otak, baik otak kiri maupun otak kanan yang semua itu dapat dikembangkan saat anak masih berada dalam kandungan. Memahami tahap perkembangan janin merupakan langkah pertama yang dilakukan sebelum mengambil langkah-langkah lain terhadap janin. Ada sepuluh tahap perkembangan janin yang perlu diketahui semua ibu hamil, dari minggu pertama hingga minggu kesepuluh dimana di tiap minggunya janin melakukan perkembangan yang sangat penting.
    Cara memberikan awal kehidupan bagi anak, erutama saat ia masih berada dalam kandungan merupakan hal yang menentukan anak tersebut menjadi anak yang pandai, tidak nakal dan tidak pemarah. Menurut para ahli saat sang ibu gembira dan senag hatinya selama masa kehamilan maka darahnya aka melepaskan neo transmitter, yaitu zat-zat rasa senang kepada janin. Sehingga janin yang berada dalam kandungan tersebut pun juga mersa senang dan bahagia. Begitu juga sebaliknya saat sang ibu merasa sedih, tertekan terbebani, stes dan tidak memberikan perhatian pada janin, maka dia akan merasakan kegelisahan yang sama seperti yang dirasakan sang ibu. Sebelum dilahirkan sistem saraf dan berbagai macam panca indra pada janin sudah sempurna, sehingga ia dapat bereaksi terhadap berbagai macam rangsangan, baik yang berasal dari luar maupun dari dalm tubuh si ibu. Ada dua macam stimulasi yang harus dilakukan orang tua guna mambantu tumbuh kembang si janin, yaitu dengan stimulasi melalui suara yang dapat dipraktikan dengan cara memperkenalkan suara sang ayah dan ibu kepada si janin. Yang kedua stimulasi melalui gerakan, dapat dialakukan dengan cara membelai perut.
    Janin memiliki bebrapa potensi kecerdasan secara alami sejak ia sudah sempurna menjadi janin dan apabila potensi kecerdasan distimulasi maka ia akan tumbuh menjadi anak yang bakat dan kecerdasan tertentu. Bentuk potensi kecerdasan yang dimiliki janin adalah kecerdasan verbal, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan kinestetik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan musik, kecerdasan intrapersnoal, dan kecerdasan naturalistik. Janin dalam kandungan dapat melakukan berbagai aktivitas layaknya bayi yang sudah lahir. Aktivitas tersebut seperti mengerjapkan mata, tersenyum, menangis, mengernyitkan dahi, berjalan, bahkan menguap ketika sedang mengantuk.
    Pendengaran atau telinga janin sudah terbentuk pada saat memasuki minggu ke-3 dan akan terbentuk sempurna saat memasuki minggu ke-21, setelah memasuki usia ke 24 minggu maka telinga janin sudah dapat mendengar sebagaimana orang dewasa. Para ahli meyimpulkan bahwa janin sudah mampu untuk merekam dan mengingat apa yang ia dengar ketika masih ada dalam kandungan. kemapuan mengingat itu pun sangat erat hubungannya dengan masalah kecerdasan otak. Suara stimulasi yang dilakukan oleh para ibu kepada anaknya ternyata memiliki kekuatan luar biasa dalam menentukan tingkat kecerdasan seorang anak. Selain stimulasi kogntif, sebenarnya ada juga stimulasi pad janin yang disebut stimulasi afektif yaitu stimulasi berupa rangsangan emosional.
    Kondisi pikiran yang tenang akan membantu proses terbentuknya emberio hingga janin berjalan dengan baik. Berilah cinta untuk bayi, karena dengan begitu orang tua akan menerima anugerah yang tidak terkirs dari si bayi tersebut. Dan itulah tugas orang tua kepada anaknya yaitu mencintai dan menyayangi dengan seluruh perasaan. Sering-seringlah untuk mengajak ngobrol bayi saat dalam kandungan da lakukan ini ketika si ibu sedang berduaan dengan bayi yang sedang dikandungnya. Saat diperdengarkan sesuatu, janin akan bereaksi dengan sebuah gerakan.
    Selain berlajar dan berlatih kecerdasan, hal lain yang dapat dialakukan untuk kecedasan seorang anak adalah dengan asupan gizi pada saat masih berada dalam kandungan. kecerdasan pun banyak dipengaruh oleh bagaimana perlakuan orang tua sejak bayi dalam kandungan, jika orang tua berlaku baik maka kecerdasa otak dapat mudah dibentuk. Meskipun begitu, orang tua harus waspada terhadap gangguan yang dapat meusak tumbuh kembang otanya. Selain menghindari penggunaan obat-obatan, faktor lain seperti kesehatan ibu hamil juga berpengaruh terhadap masalah kecerdasan janin.
    Begitu menakjubkannya tumbuh kembang janin saat berada dalm kandungan. Itu semua merupakan kebesaran Allah SWT dan anak merupakan titipan Allah pada orang tuanya, maka kita patut menjaga dan menyayangi anak sebagai titipan Allah tersebut.
    Sungguh buku ini sangat memberikan banyak pengetahuan yang dapat kita ambil tentang tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Bahasa yang digunakan dalam buku ini pun mudah untuk dipahami. Buku ini sangat wajib dibaca bagi para ibu hamil dan calon ayah untuk manambah dan mempraktikan kepada bayi agar dapat secerdas einstein.