Activity

  • ines wulan sari posted an update 1 year, 5 months ago

    Judul buku : Memperkenalkan Sosiologi
    Pengarang : Dr. Soerjono Soekanto,SH. MA.
    Penerbit : CV. RAJAWALI
    Cetakan : 2,Februari 1982
    Tebal buku : 104 halaman
    Tanpa bahasa maka manusia akan mengalami kesulitan-kesulitan besar untuk bekerja sama dengan sesamanya, untuk menyampaikan keinginan-keinginannya, menyampaikan nilai-nilainya, apa yang direncanakannya untuk hari kemudian, dan seterusnya. – Memperkenalkan Sosiologi halm.76
    Ilmu hukum disatu sisi dianggap sebagai ilmu social, namun disisi lain ilmu hukum dianggap sebagai ilmu budaya. Perbedaan tersebut tidak meminta untuk dibandingkan, dinilai atau dihakimi namun pandangan tersebut memang benar apabila dipandang dari sudut pandang masing – masing. Pada dasarnya ilmu hukum itu mempelajari tentang pembentukan kaedah – kaedah hukum, pengertian dasar sistem hukum dan menilai hubungan timbal balik antara hukum dan gejala-gejala social lainnya.
    Sosiologi memperhatikan peristiwa-peristiwa pada masa lampau dan aspek ekonomi dari pergaulan hidup. Sosiologi juga mengakaji aspek kekuasaan namun bukan halnya dengan ilmu politik. Apabila antropologi memperhatikan aspek tradisional maka sosiologi lebih pada aspek modern. Apabila psikologi lebih memperhatikan perikelakuan internal, maka sosiologi lebih memperhatikan perikelakuan eksternal.
    Manusia memiliki naluri untuk bergaul dengan sesamanya, semejak ia dilahirkan ke dunia. Berhubungan dengan manusia lain merupakan suatu kebutuhan juga untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya. Kebutuhan untuk berhubungan dengan sesame didasarkan pada keinginan untuk mendapatkan kepuasan, pengawasan, kekuasaan, dan cinta serta kasih sayang. Seseorang harus bisa menyelaraskan kebutuhan akan inklusi, kontrol, dan afeksi. Ketidakserasian akan mengakibatkan hal-hal yang negative dalam pergaulan. Tidak heran apabila terjadi kegagalan dalam penyesuaian diri dalam proses interaksi.
    Kelompok-kelompok social timbul karena, antara lain karena manusia dengan sesamanya mengadakan hubungan langgeng untuk tujuan tertentu. Sering sekali terjadi pengklasifikasian dalam kehidupan masyarakat tentang kelompok-kelompok dalam masyarakat. Didalam kelompok ditemukan status dan kedudukan. Suatu status merupakan posisi di dalam suatu sistem social dan peran adalah pola perilaku terkait dengan status. Suatu kelompok social pastilah memiliki kaedah didalamnya. Kaedah itu merupakan pedoman tentang bagaimana berperilaku secara pantas sebagaimana yang diharapkan. Karena adanya interaksi didalam masyarakat maka munkinlah pasti timbul konflik maupun perbedaan pandangan atas kelompoknya yang bisa menyebabkan perpecahan maupun suatu konflik, dengan begitu muncullah adanya pengendalian social dalam masyarakat.
    Kehidupan suatu kelompok maupun individu-individu dalam masyarakat dapat berjalan dengan baik apabila terdapat disiplin meskipun dalam kebebasan di setiap individunya, kekuasaan dan wewenang tidak serta merta meletakkan haknya pada tingkat tertinggi di atas kewajiban, namun sistem nilai-nilai yang adalah yang harus ditaati. Sudah ada etika sebagai unsur kebudayaan yang juga menimbulkan perubahan dalam masyarakat baik secara progresif maupun degresif. Masalah-masalah yang akan ditimbulkannya nantilah yang akan menjadi awal cikal bakal perubahan suatu sistem di masyarakat.
    Dalam buku yang diciptakan oleh Soerjono Soekanto ini memuat banyak pengetahuan dan penngertian-pengertian tentang berbagai macam istilah maupun kajian sosiologi. Soerjono menuliskan materinya dengan runtut dan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Begitu singkat jelas dan padat. Didalam buku yang notabennya tidak besar dan tebal, buku ini cukup ringan dijadikan buku referensi bagi para sosiolog muda.
    Buku yang berjudul memperkenalkan sosiologi sebaiknya memuat lebih banyak penjelasannya sehingga pembaca semakin paham dan juga merasa bahwa buku ini sudah cukup lengkap untuk dijadikan bacaan. Disayangkan karena Bahasa yang digunakan sudah mudah dimengerti, dan diharapkan untuk bentuk penjelasan yang lebih panjang dan mengena.