Activity

  • rahma hayati nurbuat posted an update 2 weeks, 3 days ago

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA
    (RPP & LKS dengan Materi Bangun Datar Persegi Panjang)

    Oleh :
    Rahma Hayati Nurbuat
    15301244007
    Pendidikan Matematika I 2015

    Keterangan: Tugas berikut merupakan refleksi etnomatematika berupa makalah yang menggambarkan kerja saya untuk menghasilkan dokumen perangkat pembelajaran berupa RPP, LKS, disertai beberapa foto terpilih pada konteks PBM Matematika Berbasis Etnomatematika dengan konteks budaya Candi Prambanan dan dengan materi matematika kelas VII SMP, yaitu bangun datar persegi panjang. File RPP dan LKS yang dihasilkan sudah dilampirkan dalam file ini.

    A. PENDAHULUAN

    Salah satu kompetensi mahasiswa Pendidikan Matematika adalah mampu mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika. Perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan salah satunya yaitu berupa seperangkat RPP dan LKS. Etnomatematika merupakan pendekatan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal. Oleh karena itu, tempat penelitian untuk membuat rancangan perangkat pembelajaran ini mengambil lokasi di Candi Prambanan.
    Kehadiran inovasi pembelajaran sangat diperlukan sehingga pembelajaran matematika dapat menjadi lebih menyenangkan. Menurut salah satu tujuan belajar matematika adalah membentuk schemata baru dalam struktur kognitif dengan mempertimbangkan skemata yang ada dalam diri anak sehingga terjadi asimilasi. Oleh sebab itu, dalam mengajarkan matematika formal (matematika sekolah), guru sebaiknya memulainya dengan menggali pengetahuan matematika informal yang telah diperoleh siswa dari kehidupan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Hal-hal yang konkret dan berhubungan dengan pengalaman siswa sehari-hari dapat dijadikan sebagai sumber belajar yang menarik. Salah satu aspek yang dapat dikembangkan untuk inovasi pembelajaran tersebut adalah budaya lokal setempat.
    Secara material, maka obyek matematika dapat berupa benda-benda kongkrit, gambar atau model kubus, berwarna-warni lambang bilangan besar atau kecil, kolam berbentuk persegi, atap rumah berbentuk limas, piramida-piramida di Mesir, kuda-kuda atap rumah berbentuk segitiga siku-siku, roda berbentuk lingkaran, dst. Maka secara material, obyek matematika itu berada di lingkungan atau sekitar kita. Sedangkan secara formal, obyek matematika berupa benda-benda pikir. Benda-benda pikir diperoleh dari benda konkrit dengan malakukan “abstraksi” dan “idealisasi”. Abstraksi adalah kegiatan di mana hanya mengambil sifat-sifat tertentu saja untuk dipikirkan atau dipelajari. Idealisasi adalah kegiatan menganggap sempurna sifat-sifat yang ada. Dari model kubus yang terbuat dari kayu jati, maka dengan abstraksi kita hanya mempelajari tentang bentuk dan ukuran saja. Dengan idealisasi maka kita memperoleh bahwa ruas-ruas kubus berupa garis lurus yang betul-betul lurus tanpa cacat. Secara normatif, maka obyek-obyek matematika berupa makna yang terkandung di dalam obyek-obyek material dan formalnya. Makna-makna yang terungkap dari matematika material dan matematika formal itulah kemudian akan menghasilkan “value” atau nilai matematika. (Marsigit, 2016)
    B. Langkah-Langkah Rencana Pengembangan Perangkat Pembelajaran

    Berikut adalah langkah-langkah saya dalam mengembangkan objek budaya dalam pembelajaran matematika yaitu menjadi perangkat pembelajaran berupa RPP dan LKS khususnya pada materi bangun datar persegi panjang kelas VII SMP dengan konteks objek budaya Candi Prambanan.
    1. Mengidentifikasi kompetensi dasar yang berlaku pada jenjang SMP khususnya kelas VII SMP
    Yaitu dengan KD: 3.11. Mengaitkan rumus keliling dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegi panjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga serta KD 3.11. Mengaitkan rumus keliling dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegi panjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga
    Dan dengan Indikator Pencapaian Kompetensi : 3.11.1. Menentukan rumus keliling persegi panjang dan 3.11.2. Menentukan rumus luas persegi panjang melalui rumus luas persegi.
    2. Mencari gambaran umum terkait dengan konteks pembelajaran etnomatematika, yangmana dalam hal ini keterkaitan antara materi matematika kelas VII SMP dengan konteks objek budaya Candi Prambanan. Menggunakan skema pengembangan pembelajaran berbasis etnomatematika.
    3. Mengaitkan kompetensi dasar dengan objek-objek yang telah digambarkan, menggunakan Diagram Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika (Marsigit, 2015).
    4. Mengidentifikasi langsung objek dan mengabadikannya dalam foto, khususnya pada objek-objek Candi Prambanan yang mempunyai bentuk bangun datar persegi panjang.

    5. Membuat tabel identifikasi dan klasifikasi hubungan etnomatematika menggunakan teori Bruner.
    6. Sehingga pada akhirnya berhasil dihasilkan suatu perangkat pembelajaran matematika berbasis etnomatematika kelas VII SMP, yang berfokus pada kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi yang telah disebutkan sebelumnya.
    7. Setelah selesai pembuatan perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika berupa RPP dan LKS, maka perangkat tersebut diujicobakan di kelas (micro teaching etnomatematika) bersama Prof. Marsigit. Namun, karena keterbatasan waktu maka hanya ada satu mahasiswa yang bisa tampil. Sedangkan mahasiswa lain berperan menjadi siswanya.
    8. Berikut terlampir dokumentasi foto, baik dari materi yaitu bagian-bagian Candi Prambanan, foto pelaksanaan micro teaching di dalam kelas, dan refleksi perkuliahan etnomatematika.
    9. Lampiran RPP dan LKS juga disertakan pada file ini.